Posted by: dhewispenyk on: 21 November 2011
Terpikir olehku untuk mencoba sesuatu, yaitu membuat pupuk cair organik. Keinginan ini terinspirasi dari seseorang yang bernama Mbah Lasio – pembicara di suatu pelatihan Padi Sri di Balai Desa Sriharjo, Imogiri. Sampai – sampai sore tadi, saya bermimpi sedang berguru dengan Si Mbah itu dalam menekuni pembuatan pupuk cair. Tetapi yang disayangkan adalah saya lupa bahan – bahan yang digunakan dan cara pembuatan pupuk cair ala chef Mbah Lasio, yang tertinggal di lembar kertas catatan saya hanya tertuliskan :
Pupuk Cair Organik → terdiri dari bahan – bahan sisa dapur, dedaunan (tak bergetah) dan kotoran hewan yang difermentasikan oleh molases (bakteri) selama beberapa hari.
Definisinya umum sekali kan, dari situ dapat dicari lebih lanjut tentang alat dan bahan yang digunakan serta cara pembuatan tentunya. Oh ya sebelum googling, yang perlu disampaikan lagi sebagai pesan dari Mbah Lasio juga adalah,
Kita juga harus menghormati hukum alam, mereka yang merusak tanaman (apapun) juga makhluk hidup ciptaanNya yang sedang berusaha mencari makan untuk mempertahankan diri. Intinya kita semua sedang bekerja sama untuk mendapatkan makanan. Oleh karena itu kita tidak boleh membunuh hama dalam skala besar, hal ini bisa merusak ekosistem. Terapkan pemikiran positif untuk meng – sugesti diri sendiri dan lingkungan sekitar – salah satunya dengan mengajak komunikasi dengan tanaman juga diperbolehkan karena dasarnya kita juga berinteraksi dengan alam sekitar. Apabila kita ramah dengan lingkungan maka lingkungan pun juga akan ramah dengan kita, dengan memberikan hasil budidaya sesuai target kita.
Next, yuk mari googling!!
RESEP 1
Bahan dan Alat:
Cara Pembuatan:
RESEP 2
Pupuk Hijau Organik - pupuk organik yang terbuat dari sisa tanaman atau sampah yang diproses dengan bantuan bakteri.
Bahan dan Komposisi:
Cara Pembuatan:
RESEP 3
Pestisida Organik merupakan pengendali hama yang dibuat dengan memanfaatkan zat racun dari gadung dan tembakau. Karena bahan-bahan ini mudah didapat oleh petani, maka pestisida organik dapat dibuat sendiri oleh petani sehingga menekan biaya produksi dan akrab denga lingkungan.
Bahan dan Alat:
Cara Pembuatan:
Dosis:
Sasaran: Wereng batang coklat, Lembing batu, Ulat grayak, ulat hama putih palsu.
Ada yang tertinggal, dalam catatan saya juga masih ada resep lagi.
Resep 4
Disekitar tepian sawah bisa ditanami Sambiroto, empon – empon, mahoni dan gadung. Untuk mengalihkan perhatian mereka
mengemiltanaman padi.
Bahan :
- Manggar Kelapa
- Nanas Muda
- Kluwak
- Rontokan gereh
- Gula Jawa
- Air Kelapa
- Singkong
- Jagung Muda
Kesemua bahan itu direbus setengah matang dan diambil ampasnya. Kemudian diletakkan disekitar petak sawah atau tepat pada sarang tikus. Ampas ini berfungsi untuk mengalihkan nafsu makan tikus dalam merusak tanaman padi. Ampas ini bersifat memabukkan tikus.
Masih banyak lagi resep pembuatan pupuk cair organik. Dari usaha ini dapat bermanfaat untuk menekan biaya pengeluaran tanpa menurunkan kualitas hasil yang di budidayakan tentunya. Satu lagi, penggunaan pupuk cair tersebut juga harus diperhatikan dosis penggunaannya loh ya, agar tidak merusak ekosistem sawah. Seperti misalnya, ular. Dalam hal ini ular berperan untuk memangsa tikus yang merusak tanaman, apa jadinya kalau populasi ular sedikit, pasti tikus – tikus makin merajalela? Sekian dan terima kasih, kritik dan sarannya juga boleh. Semoga Bermanfaat
Sumber : Kumpulan Membuat Pupuk Cair
2 Februari 2012 pada 7:58 am
[...] reggaenita.wordpress.com, repository.usu.ac.id, chem-is-try.org, Arnold SuasanaSeg, dan masih banyak yang lainnya,… [maaf,,.. lupa nyimpan linknya] Share this:FacebookTwitter [...]