Kondisi Indonesia sekarang = Krisis Kepemimpinan

Pentingnya menghadirkan sosok pemimpin itu seharusnya mampu membawa perubahan bagi masa depan bangsa, ya kan?. Namun dalam perwujudannya sampai sekarang ini, rakyat justru harus banyak-banyak bersabar dan berdoa (lagi dan lagi) sampai asas dari, oleh dan untuk rakyat itu bener-bener terbukti. Akan tetapi realita yang terjadi saat ini, bangsa yang sedang memerlukan pemimpin yang benar-benar menunjukkan dirinya sebagai pemimpin sungguhan, justru dimanfaatkan oleh kebanyakan orang yang percaya diri menganggap dan mengatakan dirinya sebagai sesosok pemimpin, tetapi kelakuannya masih jauh dari tingkah laku serta citra seorang pemimpin sejati.

Parah nyooo!!! Plis dehh! jangan mengaku pemimpin kalau cerminan diri belum layak dikatakan sebagai seorang pemimpin! pantes kata emak saya dulu waktu saya umur 7 tahun “udah! sekolah aja yang bener biar pinter trus jadi dokter atau insinyur” kenapa gak bilang biar jadi Bupati yaa… haha

Itu sepotong cerita basi tentang kondisi saat ini. Nah masih dalam topik sama, sebagai seorang artis pencalonan sebagai seorang pemimpin itu bisa dimanfaatkan dari profesi keartisan yang dimilikinya. Gimana enggak? Ada iklan lewat modelnya mereka, sinetron juga mereka, buah bibir masyarakat yang lagi syur tetep pasti mereka. Hmmm… otomatis masyarakat se-Indonesia sudah tahu banyak tentang mereka kan? Hmm… ini nih saya jabarin calon Bupati yang berprofesi sebagai seorang artis,

  • ayu azhari wakil bupati sukabumi yang sudah siap dengan dana 10 M nya dengan mengendarai parpolnya, PDIP. akan tetapi peluang artis  itu sendiri diprediksi semakin menipis untuk lolos menjadi calon Wakil Bupati Sukabumi. Dikarenakan sejumlah partai koalisi non-parlemen yang semula berkoalisi dengan PDIP untuk mengusung Ayu, belakangan mengancam keluar dari koalisi. Pasalnya, mereka melihat sikap PDIP terhadap pencalonan Ayu tidak jelas.
  • inul daratista dicalonkan sebagai wakil  bupati malang dengan persiapan modal 60 M yang dikendarai oleh PKB.
  • venna melinda sebagai calon bupati blitar. Akan tetapi masih belum ada kepastian, meski sudah ada beberapa suara kader yang menginginkan untuk mencalonkan Venna Melinda sebagai calon Bupati Blitar.
  • Dede Yusuf yang menjadi Wakil Gubernur Jawa Barat
  • Rano Karno yang kini Wakil Bupati Tangerang
  • Ratih Sanggarwati, maju menjadi calon bupati di tanah kelahirannya, ngawi. Beliau yang sudah berkiprah lama di dunia politik bersama PPP, maju berkendaraankan PPP yang berkoalisi dengan PKB.
  • Emilia Contesa dari parpolny, PPP. Mencalonkan diri sebagai Bupati  Kabupaten Banyuwangi.
  • Julia Perez yang ikut andil dalam mencalonkan dirinya sebagai Wakil Bupati Pacitan

Bukankah untuk menjadi seorang pemimpin itu harus mempunyai sesuatu yang besar. Besar akhlaknya, besar pemikirannya, besar jiwa kepemimpinannya, dan lainnya.  apakah ini yang dinamakan krisis Kepemimpinan, yang kebanyakan elit lokal justru menunjukkan arogansi dan krisis keteladanan. Sungguh ironis mengingat di zaman reformasi ini masih banyak pemimpin yang justru pandai dan berlomba-lomba mengelabui rakyat, bukan melayani rakyat. Era seperti sekarang ini harus dijadikan sebagai momentum perubahan. Pemimpin yang diperlukan bangsa ini adalah pemimpin yang mampu menggerakkan perubahan melalui jati diri yang cerdas dan jujur. Oleh sebab itulah, untuk kedepannya, kita berharap melalui mekanisme demokrasi yang akan berlangsung, baik lewat pemilu nasional maupun lewat pilkada, akan melahirkan pemimpin-pemimpin baru di tingkat lokal yang berjiwa reformis. Amin

About these ads

6 gagasan untuk “Kondisi Indonesia sekarang = Krisis Kepemimpinan

  1. Sebagai artis, Jupe tidak dikenal sebagai artis yang kritis menyuarakan kritik sosial semacam Dedi Mizwar, Iwan Fals, Dik Doang, atau anggota grup band Slank. Jupe cuma artis yang tenar karena sering tampil ”buka-bukaan”.

    Jupe dan teman-teman adalah sebuah kritik sosial atas situasi kepemimpinan yang tidak ”amanah”, tidak prorakyat, dan tidak bekerja keras mewujudkan kesejahteraan dan keadilan. Mereka adalah kritik sosial atas kepemimpinan publik yang sedang sakit, di mana menjadi pemimpin tidak usah pusing-pusing harus memiliki integritas, kredibilitas, kapabilitas, dan kapasitas.

  2. bener bgd, jadi pemimpin itu sulit dn harus punya kewibawaan ditambah lagi harus tidak punya cacat moral. Katanya sih mentri dalam negri mau menambahkan satu lg peraturan unt mjd calon yaitu tidak punya cacat moral…Lh akalo bupati nya ajah puny cacat moral, gmn mau mimipin byk org yg perlu diperbaiki masalah moralnya….Seperti Jupe dn artis2 lain yg kita tahu sendri bagaimana dlm bertuturkata dan bertingkah laku… Artis sih boleh jadi pemimpin rakyat tp harus dilihat kredibilitasnya…
    Itulah tanggung jawab dn tugas kita buat nyari pemimpin yg adil, profesional, berpengerahuan, bermoral dan dapat mensejahterakan rakyatnya..

  3. seharusnya di tahun 2012 ini,, di adakan penyuluhan para orang2 jujur di indonesia, secara diam2 sehingga nantinya dapak di andalkan oleh pemerintahan indonesia,, bukn memilih wakil rakyat dg cuma2 dg hanya memilih dari ketenaranya. . . INDONESIA BUBRAH HANYA KARENA SATU MASALAH YAITU ”KORUPSI”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s